DELIKJATIM86.Com/LAMONGAN – Yak Widhi Lamong kembali melakukan aksinya dalam karya lagu yang banyak ia cipta. Kali ini diminta RRI Surabaya Pro 4 untuk mengulas tentang perjalanan dan kisah sejarah group Band Metal Jowo. (24/03/25)
Metal Jowo yang berdiri pada tahun 1995 di Kampus Unair Surabaya oleh tiga orang mahasiswa. Diantaranya Adi, Rendra dan Yak Widhi sendiri. Kemudian berkembang menjadi lima personil hingga sampai sekarang.
Dari panggung ke panggung group Band Metal Jowo cukup dikenal di kalangan dunia kampus di Jawa timur. Selain membawa misi melestarikan budaya bahasa Jawa, karya yang diusung cukup satir. Baik berbicara dunia politik, kebangsaan, kebudayaan dan tema tema kritik sosial lainnya.

Lagi bagi Yak Widhi Lamong merupakan makanan rasa dan pikiran. Lahir dari kebun kehidupan. Dipanen, kemudian dikomposisikan dengan bahan lain guna menjadi sebuah hidangan karya lagu. Untuk dikonsumsi dan dinikmati para pendengarnya.
Tentunya konsumen hadir dengan membawa seleranya. Ada yang suka gendre dangdut, pop, rock, balada, jazz dan lain sebagainya. Termasuk menu hidangan yang ditawarkan Metal Jowo sudah pasti juga mengarah kepada penikmatnya.
Ning April yang memandu dalam acara Talk show yang dilakukan di RRI Surabaya, 24/3/2025 mengapresiasi atas kerja keras yang dilakukan Yak Widhi dan personil lainnya. Hingga menginjak berusia 30 tahun Metal Jowo masih tetap eksis dan personilnya masih tetap bertahan hingga sekarang.
Rokhim/Fajar yang ikut dalam acara Talk Show tersebut juga mempertegas, bahwa apa yang dilakukan Metal Jowo adalah usaha untuk menggugah. Sebab untuk berkokok atau melantangkan suara tidak harus dengan cara orasi atau pidato. Namun juga bisa disampaikan lewat karya lagu. Sebagaimana yang dilakukan Band Metal Jowo Selama ini yang terkenal jenis lagunya yang cadas.
(Red)












