DELIKJATIM86.Com/TUBAN – Kapolsek jajaran Polres Tuban melaksanakan tugas sebagai inspektur upacara bendera di berbagai SMP dan SMA di wilayah masing-masing pada Senin, 8 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kepolisian untuk menjalin kedekatan dengan dunia pendidikan, sekaligus menanamkan nilai-nilai disiplin, nasionalisme, dan kesadaran hukum kepada para pelajar sejak dini.
Dalam amanatnya, para Kapolsek menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, meningkatkan semangat belajar, menghindari bullying antar pelajar, serta menjauhi pergaulan negatif dan narkoba yang dapat merusak masa depan.
Selain itu, para Kapolsek juga memberikan penekanan terkait penggunaan media sosial yang bijak. Para siswa diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaks) maupun ajakan provokatif yang beredar di dunia maya.
“Jangan mudah terhasut ajakan yang tidak bertanggung jawab, baik melalui media sosial maupun lainnya, tetaplah fokus pada tujuan untuk belajar,” ujar AKP Narko, Kapolsek Widang, saat memimpin upacara di SMK Negeri Widang.
Mengingat maraknya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar, Kapolsek juga mengingatkan agar tetap mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara serta tidak mengubah spesifikasi teknis kendaraan.
“Tetap patuhi aturan lalu lintas, hindari kebut-kebutan dan penggunaan knalpot brong,” imbuhnya.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari pihak sekolah. Para Kepala Sekolah menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Polres Tuban melalui kehadiran Kapolsek di tengah-tengah para pelajar.
Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale menyampaikan bahwa kegiatan para Kapolsek turun langsung ke sekolah menjadi inspektur upacara merupakan bentuk nyata kepedulian Polres Tuban terhadap pembinaan generasi muda.
“Para pelajar adalah aset bangsa yang harus dijaga dan dibimbing agar tumbuh menjadi generasi berkarakter, disiplin, dan cinta tanah air,” terang Kapolres Tuban.
Lebih lanjut, Kapolres berharap kegiatan ini dapat terus berkesinambungan dan menjadi sarana efektif untuk membangun komunikasi antara kepolisian, pihak sekolah, dan para pelajar.
“Dengan demikian, keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terjaga melalui peran aktif generasi muda yang cerdas dan berintegritas,” tuturnya.
(Red)












