Polri  

Polres Lamongan Bersinergi dengan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Miru, Stabilkan Harga Beras dan Ringankan Beban Masyarakat

admin
Img 20250913 wa0192 copy 350x269

DELIKJATIM86.Com/LAMONGAN – Sebagai wujud komitmen dalam mendukung ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat, Polres Lamongan bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Cabang Lamongan menggelar gerakan pangan murah di depan Pasar Tradisional Desa Miru, Kecamatan Sekaran.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 September 2025 ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan beras, sekaligus memberikan akses kepada masyarakat untuk mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini disambut antusias oleh warga Desa Miru dan sekitarnya. Mereka berbondong-bondong mendatangi lokasi penjualan untuk membeli beras premium yang dijual dengan harga khusus, yaitu Rp 58.000 per 5 kg. Untuk memastikan pemerataan, setiap pembeli dibatasi maksimal 10 kg beras.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Aipda Priyanto dan Briptu Moch. Fernanda Adi Putra dari Polsek Sekaran, Bpk. Yusmaul selaku perangkat Desa Miru, serta perwakilan dari Perum Bulog Kantor Cabang Lamongan. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi yang kuat antara berbagai pihak dalam mendukung program ketahanan pangan.

Kapolsek Sekaran, Iptu Ahmad Zunaidi, S.IP, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons terhadap fluktuasi harga beras yang terjadi belakangan ini.

“Kami memahami bahwa kenaikan harga beras dapat memberatkan masyarakat, terutama mereka yang berpenghasilan rendah. Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk menggelar gerakan pangan murah ini sebagai upaya untuk membantu meringankan beban mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iptu Ahmad Zunaidi menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Polres Lamongan SEHATI (Sinergi, Empati, Humanis, Amanah, Tegas, Inovatif) yang mengedepankan pendekatan humanis dan partisipatif dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

“Dalam kegiatan ini, total beras yang disediakan sebanyak 3.000 kg. Hingga akhir kegiatan, tercatat sebanyak 935 kg beras telah terjual kepada masyarakat. Sisa beras yang belum terjual, yaitu sebanyak 2.065 kg, akan didistribusikan melalui kegiatan serupa di lokasi lain yang membutuhkan,” Pungkasnya.

(ZM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *